Teologi Bidang Teologi & Persidangan Gerejawi
Komisi TEOLOGI & MUGER (masa bakti 2012 - 2017), Klik untuk Informasi detail :
  Jabatan Nama
Komisi TEOLOGI
Anggota Bpk. Isbani/td>
Anggota Bpk. Christian Alexander Rumambi
     
Komisi MUGER
Ketua Ibu Jultje Betty Tomasoa - Tumade
Sekretaris Sdr. Benyamin Videnord Tuyu
Anggota Sdri. Ellen W Manuhutu
Anggota Bpk. Paulus Octovianus Hallatu

 

MINGGU I ADVEN

PENJELASAN KAIN MIMBAR : 

  • Warna Dasar : Ungu Muda
  • Lambang/Logo : Salib Jangkar
  • Warna Jangkar : Kuning

ARTI :

Simbol Salib - Jangkar dipergunakan oleh orang Kristen mula - mula yang tinggal di kotakombe-kotakombe. Sebernanya simbol ini merupakan warisan dari bangsa Mesir kuno, namun dikemudian hari ia menjadi simbol universal yang menunjuk pada penantian yang penuh pengharapan. Pengharapan adalah sauh (jangkar) yang kuat bagi jiwa kita. Dengan pengharapan dan iman, orang percaya tetap menanti kedatangan Yesus Kristus. Sebab Dia akan datang untuk membebaskan orang percaya dari segala penderitaan yang mereka alami.

Simbol ini berganti pada pagi hari tanggal 25 Desember

    • PENJELASAN SIMBOL DALAM GEREJA :

     

    MIMBAR Mimbar merupakan simbol dari tempat dimana Firman Allah diberitakan. Mimbar, meja tempat alat perjamuan, tempat baptisan merupakan simbol dasar iman Kristen. Dalam ibadah mereka menjadi pusat liturgi.

    SALIB Salib Merupakan simbol yang menunjuk kepada kematian Yesus Kristus di kayu salib dan sekaligus merupakan simbol kemenangan-Nya atas maut.

    BEJANA BAPTISAN Bejana Baptisan merupakan simbol kehidupan. Dengan dibaptis, kita telah dibersihkan dari segala dosa dan kesalahan kita serta menjadi manusia yang memiliki hidup baru. Air menjadi simbol inti sakramen baptisan sebagai tanda pembersihan (dari dosa, dari kuasa maut) dan menyimbolkan hidup dan mati bersama Kristus.

    ALKITAB Merupakan simbol dari Firman Allah. Alkitab menjadi dasar semua kegiatan ibadah sebagaimana prinsip Protestan “ sola scriptura “. Alkitab diletakkan di mimbar dengan posisi yang dapat dilihat oleh jemaat.

    PERLENGKAPAN PERJAMUAN KUDUS Perlengkapan Perjamuan Kudus merupakan simbol perjanjian Allah dengan manusia yang telah ditebus dosanya.

    LILIN ( pada masa Adven ) Lilin hanya digunakan pada masa adven saja. Llin pada masa adven adalah simbol pengharapan yang menantikan kelahiran terang dunia (dalam minggu pertama adven, satu lilin dinyalakan, dalam minngu kedua dua, dst).

    Simbol - simbol Ritual yang dapat dijumpai dalam ibadah GPIB:

    Penumpangan Tangan pada saat berkat Berkat adalah tindakan simbolis dalam liturgy melalui kata – kata dan gerakan tubuh (misalnya angkat tangan atau tangan menyentuh kepala pada saat pemberkatan nikah) untuk menguatkan orang yang diberkati untuk perjalanan dan kehidupan yang akan datang dan menyimbolkan kekuatan, perlindungan dan bimbingan Allah yang akan menyertainya. Duduk Merupakan simbol untuk mendengarkan sesuatu Berdiri Berdiri mengungkapkan sikap hormat. Petugas ibadah berdiri saat membaca Alkitab dan umat berdiri pada saat mendengarkan Injil.

     

       

     

    PELAYANAN PENEGUHAN & PEMBERKATAN PERKAWINAN

     

    Atas Perkenanan Tuhan dan bila tidak ada keberatan yang sah dari Jemaat pada hari Sabtu, 5 Desember 2015 di GKP Jemaat "NAZARI" akan dilaksanakan Pelayanan & Pemberkatan Perkawinan bagi Pasangan :

     

    1. SDR. HESRON STEFANUS SAINYAKIT (Anggota Jemaat GPIB BAHTERA IMAN, Sektor Pelayanan 5)
    2. dengan
    3. SDRI MEYLIANTI (Anggota Jemaat GKP "NAZARI").

     

    Atas Perkenanan Tuhan dan bila tidak ada keberatan yang sah dari Jemaat pada hari Minggu, 6 Desember 2015 pukul 14.00 wib di GPIB Jemaat "BAHTERA IMAN" akan dilaksanakan Pelayanan & Pemberkatan Perkawinan bagi Pasangan :

     

    1. SDR NICO KAISIEPO (Anggota Jemaat GPIB "BAHTERA IMAN", Sektor Pelayanan 7)
    2. dengan
    3. SDRI ESTER LIES KREY (Anggota Jemaat GPIB "MARANATHA").

     

    Penggembalaan akan di laksanakan pada hari Jumat, 4 November 2015 pukul 18.00 di Gedung Gereja. Dimohon kehadiran kedua calon mempelai, orang tua dan Saksi serta Presbiter sektor pelayanan II & VI.

       

    IBADAH DI RUMAH - RUMAH JEMAAT

    "GPIB JEMAAT BAHTERA IMAN"

    Minggu 29 November 2015

    • Sektor I : Diaken Marcellus R. Londah
    • Sektor II :  Diaken Ingrid Aipassa
    • Sektor III : Diaken Jeffry Wagiu
    • Sektor IV : -
    • Sektor V : -
    • Sektor VI : -
    • Sektor VII : Diaken Lydia R. Winaryo
       

    • PERANGKAT PENUNJANG IBADAH DAN BANGUNAN GEREJA :

    Ruang Ibadah merupakan sarana perjumpaan umat dengan Tuhan. Oleh karena itu, ruang ibadah perlu ditata sedemikian rupa agar menunjang ibadah. Pengertian penataan ruang ibadah mencakup penempatan perangkat dan peralatan ibadah, termasuk pembangunan gedung gereja. Gedung gereja sebaiknya dirancang sedemikian rupa baik secara arsitektur, akustik, tata cahaya dan sirkulasi udara, agar menunjang ibadah umat. Demikian juga dengan penempatan peralatan musik, dan perangkat musik serta pelayan ibadah. Semuanya perlu ditata sedemikan rupa agar menunjang ibadah. Contoh : tata ruang ibadah GPIB.

======== MASIH DALAM TAHAP PENGEMBANGAN. TERIMA KASIH ATAS PENGERTIANNYA ==========
2013 | gerald.logor